Dating
|
Shireishou
Author of 28 Stories |
JIWA YANG TERBAKAR API
Base : Fuuma no Kojiro Live Action Karya Kurumada Masami
Central Character : Reira from Fuuma Clan
Time Line : Eps 11
BGM : Eien no Setsuna - Fuuma no Kojiro Ending Song (Kusarankan bacanya sambil mendengar ini)
Photos : lautanindonesia . c o m / /topic,11667. (TANPA SPASI)
Introduction
Sejak dahulu, sekolah Seishikan selalu melakukan berbagai cara untuk menaklukan Sekolah Hakuo. Berbagai tipu muslihat telah Seishikan lakukan demi menghancurkan Hakuo. Sampai pada akhirnya... Hakuo memanggil sebuah clan Ninja bernama Fuuma untuk membantu mereka. Ya... karena di balik Seishikan ternyata berdiri sebuah klan Ninja bernama Yasha yang sejak dulu memang selalu bermusuhan dengan Fuuma Clan.
Kisah pertarungan haru biru antara Fuuma clan dan Yasha Clan... pertarungan antar shinobi yang menggetarkan dengan pedang legendaris yang mengguncang dunia
Prolog
Sesosok pria berambut coklat sebahu dengan anting keperakan di telinga kanannya mengawasi ruangan lomba dari balik pintu yang terbuka sebagian. Tak akan ada yang menyangka jika pria muda yang masih berumur belasan dan berwajah cantik itu adalah satu dari delapan shinobi terbaik dari Fuuma Clan. Nama yang disandangnya adalah Fuuma no Reira. Ia didampingi Kabutomaru, shinobi berbadan tinggi tegap dengan rambut hitam berombak sepanjang pinggul. Dengan berbekal sebilah pedang kayu, mereka berdua tengah mengemban tugas berat yang mempertaruhkan nyawa mereka.
Story
Hari ini adalah tugasku sebagai salah satu Shinobi dari klan Fuuma untuk menjaga agar pertandingan memasak patissier Creme brulee antara sekolah Hakuo dan sekolah Sheishikan bisa berjalan tanpa ada kecurangan. Di ruangan sebesar ruang kelas ini ada 2 buah meja lengkap dengan alat-alat memasak dari mulai kompor, oven sampai juga rak piring. Sheishikan kerap kali menghalalkan berbagai cara agar mereka bisa memenangkan pertandingan. Namun kali ini aku akan mencegah mereka melakukan kecurangan-kecurangan seperti yang dilakukan pada pertandingan klub sebelumnya. Waktu yang diberikan hanya 60 menit dan sudah 40 menit berlalu tanpa ada gerak-gerik yang mencurigakan. Namun aku harus tetap waspada.
Aku merasakan sesuatu yang tidak beres. Benar saja... suara ledakan keras terdengar ketika peserta dari SMU Hakuo memasukkan kue yang hendak dipanggangnya ke dalam oven. Aku menghela nafas pendek. "Aku permisi... Tolong bereskan yang di luar." Bisikku pada Kabutomaru-san yang mengangguk mengiyakan.
Dengan jurus bayangan, aku mendekati wanita bercelemek putih yang tampak panik itu. Tak seorangpun menyadari keberadaanku kecuali gadis itu akibat jurus yang kukenakan. Atribut koki kini melekat di tubuhku agar membuatnya mengira aku adalah rekan kerjanya yang menyusul guna membantunya. Juga untuk membuatnya tenang karena merasa dia tak sendiri. Berbeda dengan Seishikan yang memakai asisten, Hakuo hanya mengirimkan satu perwakilan untuk lomba kali ini.
"Tenang, masih ada waktu. Buatlah sekali lagi." Aku tersenyum padanya. Sejak dulu aku selalu tersenyum untuk membuat orang lain tenang. Karena aku paling bahagia saat melihat orang yang kusayangi tersenyum. Bagiku, senyum sebuah hal sederhana yang dapat kulakukan untuk membuat orang lain tidak mencemaskanku.
Cara sederhana ini kembali menuai hasil. Dia kembali mengulang kue buatannya. Namun kala ia hendak menyalakan api, alat pembakar itu tak kunjung menyala.
tJiwa yang Terbakar Api, a Misc. Anime/Manga fanfic - FanFiction.Net Exposed Porn Nudeproven Dating Women Girlsn Websites Tips Dating mJiwa yang Terbakar Api, a Misc. Anime/Manga fanfic - FanFiction.Net Exposed Porn Nudeproven Dating Women Girlsg x x Dating v v 246000 Interracial